Jum’at, 18 Oktober 2024 telah dilaksankan kegiatan Sosialisasi Bahaya Timbal di Ruang Rapat Wirasuta Lantai 2 Kapanewon Gamping, di hadiri oleh Panewu Gamping, KPM PKH dan BPNT, Koordinator PKH Kabupaten Sleman, Koordinator PKH Wilayah DIY, Dosen Poltekes Kemenkes, Direktorat Jaminan Sosial Kementrian Sosial, Koordinator Regional Program Keluarga Harapan, Koordinator Wilayah Program Keluarga Harapan, Koordinator Kabupaten/Kota Program Keluarga Harapan, Pendamping Program Keluarga Harapan.
Pembahasan kali ini tentang
1. Timbal (Pb) adalah unsur kimia yang termasuk logam berat dan beracun. Timbal dapat ditemukan dalam berbagai produk, seperti: cat, keramik, pipa dan bahan perpipaan, solder, bensin, baterai, amunisi, dan kosmetik. Selain itu banyak ditemui kandungan timbal dalam wajan alumunium yang terbuat dari barang rongsokan tanpa logo SNI, yang biasa ditemui di pasar-pasar tradisional.
2. Timbal dapat menyebabkan keracunan jika terpapar dalam kadar yang tinggi.
Keracunan timbal dapat merusak fungsi organ dan sistem tubuh manusia, terutama pada anak-anak, seperti kelainan pada sistem pencernaan, gangguan pada sistem syaraf, gangguan jantung dan pembuluh darah, gangguan apada ginjal, gangguan pada kelenjar hormon, gangguan pada sistem reproduksi dan kehamilan, gangguan pada darah serta gangguan fungsi otak. Gejala keracunan timbal dapat berupa koma, kejang, dan bahkan kematian.
3. Kelompok rentan yang dapat terpapar dampak timbal adalah ibu hamil dan anak usia dini, selain itu bisa terpapar juga pada orang tua yang melakukan
pengolahan timbal dari barang rongsokan yang dilakukan tanpa pengetahuan yang cukup dan tanpa pengaman, serta siapapun yang menghisap asap dari pembakaran timbal.
4. Dalam rangka meminimalisir dampak negatif dari paparan timbal khususnya bagi meminta seluruh informasi tentang
bahaya-bahaya.
Ditimbulkan oleh timbal agar dapat di Informasikan kepada para KPM PKH pada saat pelaksanaan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) agar KPM selalu melakukan pola hidup sehat.

Be the first to comment