Tradisi Suran Mbah Demang merupakan salah satu tradisi menyambut datangnya bulan suro dalam penanggalan Jawa yang dilakukan di Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman.
Dalam pagelaran itu terdapat ribuan penonton dari berbagai Kabupaten/Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta, yang haus akan hiburan tradisi budaya sejak adanya pandemi Covid-19. Acara tersebut dibuka dengan pelepasan burung merpati oleh Panewu Gamping, Bapak Drs. Sarjono, M.Si. Selain itu Panewu juga menyampaikan bahwa , Kirab Suran Mbah Demang menjadi aset budaya yang luar biasa. Adanya tradisi itu mampu mendukung sisi pariwisata yang ada di Kabupaten Sleman maupun Daerah Istimewa Yogyakarta lebih populer lagi. “Harapan kami melalui kirab budaya, pertama adalah melestarikan budaya lokal yang ada di Kalurahan Banyuraden. Kedua mampu memberikan manfaat kepada pelaku usaha khususnya bagi mereka yang memiliki usaha dagang atau UMKM, sehingga dapat mengembangkan usaha dan menyejahterakan warga merejaka. Jadi, kami berharap setiap ada event budaya akhirnya ada kolaborasi antara kebudayaan dan juga potensi pelaku UMKM,” jelasnya.

Be the first to comment